Oleh: Nurhidayani, S.Pd. (Sekretaris IV PP BKTKI-DMI)
Mengajarkan kearifan lokal dan nilai keislaman sejak usia PAUD membantu anak membangun jati diri yang kuat dan cinta tanah air. Melalui dongeng dari cerita rakyat setempat, lagu daerah, dan permainan tradisional, anak dikenalkan pada budaya Indonesia yang kaya. Pada saat yang sama, nilai-nilai keislaman seperti adab, tolong-menolong, dan kejujuran disisipkan dalam setiap aktivitas harian melalui doa bersama, salam, dan cerita teladan para nabi.
Dalam suasana bermain yang hangat dan menyenangkan, anak secara alami menyerap kebiasaan baik dan kebanggaan budaya. Misalnya, saat mewarnai motif batik, guru bisa mengajak anak mengucapkan syukur atas nikmat kreatifitas, atau saat bermain bakiak, mereka diajak berbagi dan bekerja sama layaknya kisah sahabat Nabi Sulaiman. Dengan begitu, pembelajaran tidak terasa terpisah antara budaya dan agama, melainkan menyatu dalam pengalaman sehari-hari yang bermakna.
Peran keluarga dan komunitas juga penting untuk memperkuat pembelajaran di sekolah. Orang tua dapat melanjutkan rutinitas salam dan doa di rumah, mengajak anak menonton pertunjukan kesenian lokal, atau membaca buku cerita Islami sebelum tidur. Keterlibatan tokoh adat dan ustadz/ustadzah dalam sesi khusus di PAUD semakin memperkaya wawasan anak tentang nilai budaya dan spiritual.
Tantangan seperti keterbatasan bahan ajar dan keragaman latar budaya dapat diatasi dengan kolaborasi antar guru, orang tua, dan masyarakat. Modul sederhana yang memadukan lagu daerah dan kisah-kisah Islami dapat disusun bersama, sementara pinjaman peralatan seni tradisional dari sanggar lokal menambah warna pada kegiatan belajar. Dengan pendekatan kreatif dan sinergi lintas pihak, integrasi kearifan lokal dan keislaman menjadi fondasi kuat bagi karakter anak sejak usia dini.
Melalui integrasi ini, PAUD bukan hanya tempat menanam huruf dan angka, tetapi ladang menumbuhkan cinta budaya, iman, dan akhlak mulia. Generasi penerus akan tumbuh sebagai anak yang paham akar budayanya, bertindak dengan adab Islami, dan siap melanjutkan warisan luhur bangsa.