Pelatihan Stimulus Motorik Kasar Anak: Dari Konsep ke Aksi Dalam Dinamika Gerak dan Ritme

Jakarta, 28 Mei 2025 – Sebuah seminar edukatif bertajuk *Pro Fun Edu* sukses digelar oleh BKTKI-DMI bekerja sama dengan FKIP UHAMKA dan Universitas YARSI. Acara yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.00 WIB ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan 420 peserta tergabung melalui Zoom.

Kegiatan dibuka dengan tilawah Al-Qur’an oleh Ibu Siti Rahayu, M.Pd, yang membacakan QS. Al Anfal: 8. Selanjutnya, Ketua Departemen Pendidikan BKTKI-DMI, Ita Budhiarti, M.Pd, memberikan sambutan pembuka, menggarisbawahi pentingnya pendidikan progresif untuk membangun generasi emas Indonesia.

Dalam sesi sambutan, Ketua Umum BKTKI-DMI, Dr. Chandrawati, M.Pd, menekankan bahwa webinar ini bertujuan memberikan wadah bagi para pendidik PAUD untuk menerapkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Sementara itu, Dewan Pakar, Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D, menyoroti pentingnya stimulasi motorik kasar sebagai elemen utama dalam perkembangan anak, mulai dari koordinasi gerakan hingga pembentukan otot dan tulang yang sehat.

**Pemaparan Materi dan Praktik** 

Dalam sesi utama, Dr. Amelia Vinayastri, S. Psi, M.Pd, membahas konsep dan urgensi stimulasi motorik kasar bagi anak usia dini. Ia menjelaskan bagaimana stimulasi ini berperan dalam pengembangan keterampilan tubuh, koordinasi, serta keseimbangan anak.

Materi dilanjutkan dengan praktik interaktif oleh narasumber Bapak Petro Alexy, yang memperkenalkan berbagai teknik latihan berbasis gerakan dan ritme. Ia mengajak peserta untuk menciptakan bentuk huruf menggunakan gerakan tubuh, merangsang kreativitas anak melalui permainan imajinatif, dan memperkenalkan ritme sebagai metode stimulasi motorik.

**Diskusi dan Tanya Jawab** 

Sesi tanya jawab membuka peluang bagi peserta untuk berdiskusi mengenai penerapan motorik kasar dalam lingkungan pendidikan. Beberapa pertanyaan menarik muncul, seperti bagaimana cara guru tetap konsisten melatih motorik anak, bagaimana menangani perkembangan yang tertinggal, hingga solusi menghadapi keterbatasan fasilitas seperti mati listrik saat menggunakan musik untuk gerakan ritmik.

**Kesimpulan dan Penutupan** 

Moderator, Khusniyati Masyuroh, M.Pd, menutup sesi dengan menegaskan bahwa stimulasi motorik kasar merupakan pondasi utama bagi kesuksesan perkembangan anak usia dini. Sementara itu, MC, Ibu Yulia Susanti, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber atas partisipasi aktif mereka, berharap bahwa ilmu yang didapat akan segera diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Dengan suksesnya pelaksanaan webinar ini, BKTKI-DMI, UHAMKA, dan Universitas YARSI semakin menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia, melalui pendekatan yang adaptif, inovatif, dan menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *