BANDUNG – Badan Koordinasi Taman Kanak-Kanak Islam Dewan Masjid Indonesia (BKTKI-DMI) Provinsi Banten dipercaya menjadi panitia pelaksana Webinar Nasional 7 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat (PP) BKTKI-DMI pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Webinar ini mengusung tema “Wajib Belajar PAUD 1 Tahun: Strategi Penataan Sarana Prasarana, Pembelajaran Bermakna, dan Penguatan Tata Kelola untuk Layanan yang Berkualitas”. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, berlokasi di SEAMEO CECCEP Jawa Barat dan melalui Zoom Meeting, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Sebagai ketua panitia, Ibu Rani Damayanti memimpin jalannya persiapan dan pelaksanaan kegiatan dengan penuh dedikasi. Kepercayaan ini menjadi bukti komitmen BKTKI-DMI Banten dalam mendukung agenda nasional PP BKTKI-DMI.

Webinar dihadiri oleh jajaran PP BKTKI-DMI serta diikuti oleh pengurus dan anggota dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Sejumlah narasumber nasional yang kompeten di bidang pendidikan anak usia dini turut hadir, di antaranya:

  • Suhendri, S.S., M.Ed., Ph.D. – Deputi Director of Administration SEAMEO CECCEP
  • Dr. Chandrawaty, M.Pd. – Ketua Umum PP BKTKI-DMI
  • Irfan Ansori, M.Pd. – Head of Research and Development Division SEAMEO CECCEP
  • Tutiyanah, S.Pd., M.Si. – Ketua Umum PW BKTKI-DMI Provinsi Banten
  • Dra. Hj. Asmida, M.Pd. – Ketua PD BKTKI-DMI Kota Bekasi

Dalam paparannya, para narasumber menegaskan pentingnya kesiapan satuan PAUD dalam mendukung kebijakan Wajib Belajar PAUD 1 Tahun, melalui penataan sarana prasarana yang layak, pembelajaran bermakna, serta penguatan tata kelola lembaga untuk meningkatkan mutu layanan PAUD.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Melalui webinar ini, diharapkan para pengelola dan pendidik PAUD di lingkungan BKTKI-DMI memiliki pemahaman serta strategi yang lebih komprehensif dalam mengimplementasikan kebijakan Wajib Belajar PAUD 1 Tahun, demi terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *